Anthropic raih pendanaan $30 miliar seri G menjadikan valuasi spektakuler $380 Miliar
startups
Bayangkan
sebuah ruangan yang dipenuhi oleh para petinggi lembah silikon, di mana aroma
kopi mahal bercampur dengan ketegangan elektrik dari masa depan yang sedang
ditulis ulang. Di tengah ruangan itu, bukan OpenAI yang menjadi pusat
gravitasi, melainkan sebuah perusahaan yang lahir dari rahim kegelisahan moral:
Anthropic.
Minggu
ini, dunia teknologi terperangah. Bukan karena fitur baru, melainkan karena
angka yang menyerupai koordinat galaksi lain. Anthropic baru saja menutup
putaran pendanaan Seri G sebesar $30 miliar, sebuah angka yang melampaui APBN
banyak negara berkembang, dan mematok valuasi pasca-pendanaan pada titik yang
hampir sulit dicerna akal sehat: $380 miliar.
Langkah
fenomenal Anthropic dalam meraih pendanaan Seri G sebesar $30 miliar dengan
valuasi pasca-pendanaan mencapai $380 miliar telah menempatkan mereka di puncak
piramida teknologi global, sebuah pencapaian yang hanya mungkin terjadi berkat
dukungan konsorsium investor elit yang dipimpin bersama oleh DE Shaw Ventures, Dragoneer,
Founders Fund, ICONIQ, dan MGX.
Kehadiran
para pemimpin pendanaan ini—mulai dari MGX yang membawa ambisi geopolitik Timur
Tengah hingga Founders Fund yang memberikan restu visioner Silicon Valley—bukan
sekadar suntikan modal, melainkan sebuah pernyataan bahwa masa depan kecerdasan
buatan kini bergeser dari sekadar inovasi perangkat lunak menuju pembangunan
infrastruktur kognitif berskala planet.
Dengan sokongan dana yang juga melibatkan raksasa seperti Amazon, Google, serta NVIDIA, Anthropic kini memiliki legitimasi finansial dan teknis yang tak tertandingi untuk mewujudkan Constitutional AI mereka, mengubah tumpukan modal ini menjadi mesin pertumbuhan yang siap menantang dominasi pasar sekaligus menetapkan standar keamanan baru dalam perlombaan menuju kecerdasan buatan umum (AGI).
Project
Pengembangan
Langkah
Anthropic menyuntikkan dana sebesar $30 miliar ini bukan sekadar upaya memperkuat model
bahasa, melainkan serangan fajar untuk mendominasi ekosistem produktivitas
global melalui empat pilar strategis yang sangat spesifik. Pertama, mereka
memperluas Pengembangan API
untuk memastikan Claude menjadi "otak" di balik ribuan aplikasi pihak
ketiga, memungkinkan pengembang membangun solusi kognitif yang lebih stabil dan
aman.
Di
lini teknis, kehadiran Claude
Code menjadi jawaban langsung bagi para insinyur perangkat lunak,
menawarkan alat pemrograman otonom yang mampu melakukan navigasi basis kode
kompleks secara mandiri. Claude Code mewakili era baru pengkodean agenik, yang
secara fundamental mengubah cara tim membangun perangkat lunak. Claude Code
tersedia untuk umum pada Mei 2025. Saat ini, pendapatan Claude Code telah
tumbuh menjadi lebih dari $2,5 miliar; angka ini telah meningkat lebih dari dua
kali lipat sejak awal tahun 2026. Jumlah pengguna aktif Claude Code setiap
minggunya juga meningkat dua kali lipat sejak 1 Januari. Analisis terbaru
memperkirakan bahwa 4% dari semua commit publik GitHub di seluruh dunia dibuat
oleh Claude Code—dua kali lipat persentase dari bulan sebelumnya. Langganan
bisnis untuk Claude Code telah meningkat empat kali lipat sejak awal tahun
2026, dan penggunaan perusahaan telah berkembang hingga mewakili lebih dari
setengah dari total pendapatan Claude Code.
Untuk
pasar korporat secara luas, Claude
for Work hadir sebagai asisten cerdas yang terintegrasi dalam alur kerja
harian kantor, sementara Claude
for Enterprise kini didorong lebih jauh ke sektor-sektor kritis seperti Kesehatan dan Ilmu Hayati.
Seri
G juga akan mendukung perluasan infrastruktur perusahaan seiring perusahaan
menyediakan Claude di mana pun pelanggan kami berada. Claude tetap menjadi
satu-satunya model AI terdepan yang tersedia bagi pelanggan di ketiga platform
cloud terbesar di dunia: Amazon Web Services (Bedrock), Google Cloud (Vertex
AI), dan Microsoft Azure (Foundry).
Spekulasi atau Revolusi?
Kritikus
akan mengatakan ini adalah gelembung (bubble) terbesar sejak era dot-com.
Bagaimana mungkin sebuah perusahaan yang belum memiliki pendapatan tahunan di
angka puluhan miliar dolar bisa dihargai lebih dari raksasa otomotif Jerman
atau bank-bank tertua di London?
Jawabannya
ada pada pergeseran nilai intrinsik. Dalam ekonomi masa depan, modal bukan lagi
tanah atau pabrik, melainkan "bobot" (weights) dalam jaringan saraf
tiruan. Jika Anthropic berhasil menciptakan model yang bisa melakukan riset
ilmiah, menulis perangkat lunak tanpa celah, dan mengelola logistik global
secara otonom, maka angka $380 miliar sebenarnya hanyalah uang muka yang sangat
kecil.
Kini,
bola panas ada di tangan duo Amodei. Dengan $30 miliar di saku, tidak ada lagi
alasan untuk kalah cepat dari OpenAI atau Google. Mereka telah diberikan mandat
oleh kapitalisme global untuk membuktikan bahwa kecerdasan bisa diproduksi
secara massal, aman, dan sangat, sangat mahal.
Ini
adalah pertaruhan terbesar dalam sejarah Silicon Valley. Jika mereka benar,
kita sedang melihat kelahiran entitas paling berpengaruh dalam sejarah
peradaban. Jika mereka salah, kita baru saja menyaksikan pembakaran uang paling
megah yang pernah dilakukan manusia.
Satu
hal yang pasti: Claude kini bukan lagi sekadar chatbot yang sopan. Ia adalah
aset senilai $380 miliar yang diharapkan bisa menyelamatkan dunia, atau
setidaknya, memberikan keuntungan yang cukup besar bagi mereka yang berani
bertaruh padanya.
