Meta: Kisah Transformasi dari Media Sosial Menjadi Raksasa Superintelligence

Meta: Kisah Transformasi dari Media Sosial Menjadi Raksasa Superintelligence

Meta AI Illustration



Di sebuah kamar asrama sempit di Harvard, Mark Zuckerberg duduk di depan laptop tuanya, menuliskan baris-baris kode yang tidak pernah ia bayangkan akan mengubah wajah dunia. Facebook lahir bukan sebagai perusahaan AI atau platform bisnis besar, tetapi sebagai cara sederhana bagi mahasiswa untuk terhubung dan saling mengenal.


Tak ada yang menduga bahwa situs kecil itu akan tumbuh menjadi jaringan sosial terbesar di dunia. Namun di balik semua kesuksesan awal tersebut, satu hal perlahan mulai muncul: untuk mengelola interaksi miliaran pengguna, Facebook membutuhkan teknologi yang jauh lebih cerdas daripada sistem komputasi tradisional. Tanpa disadari, perjalanan Facebook menuju dunia kecerdasan buatan sudah dimulai sejak platform itu meledak secara global.


Mark Zuckerberg menyadari sesuatu yang tidak dilihat orang lain pada waktu itu: jika manusia bergerak ke dunia digital, maka teknologi harus mampu memahami manusia seperti layaknya manusia memahami satu sama lain. Dan itu hanya bisa dilakukan dengan Artificial Intellegence (AI).